Sayang

Sayang adalah mengajak kebaikan.
Mengajak lebih dekat kepada Tuhan.
Saya mau lebih dekat kepada Tuhan,
Bolehkan aku ya Tuhan,
ingin dekat dengan-Mu berawal karena malu..
Pada kasih sayang mahkluk Mu

Eclipse

Bulan yang bayang sinarnya tertutupi Bumi menyembunyikan kesenduan. Menyembunyikan kesepian. Tidak ada yang tahu kalau bulan saat itu menangis.

Disini dalam sebuah kubikal raksasa, ada hal rutin yang terjadi. Disaat kilatan antar neuron berloncatan kian kemari, ada bagian tubuh lain yang sulit terkordinasi.

Kelopak mata ini rasanya seperti digelayuti peri-peri mimpi berbadan gemuk yang siap membawa mata terpejam lalu berlayar di buah tidur. 

Ya


Serpihan-serpihan cahaya dari lubang hatiku,
aku lempar sedikit demi sedikit di pikiranmu.

Mengganggumu dengan huruf-huruf ku,
yang bermain ditelingamu.

Diam-diam menggali jiwamu untuk terus dekatku.

Meski tak mampu aku berada di arahmu,
aku merangkak untuk bisa menggapaimu.

Kau, bilang ‘ya’ dan ‘tidak’ dengan mengesankan.

Sedangkan aku cuma bisa berkata ‘ya’,
dengan ‘tidak’ku yang terkunci.

Inginku mengucap tidak.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Tapi,

Ya.

2 Mei 2011

*Image from here

Seseorang datang padaku dan bercerita, “Aku sedih karena dia tidak ada.”
Kujawab, “Aku terkadang malah sedih karena dia ada, tapi bukan untukku.”

— Tulisan pendek.