Sibuk Sendiri

Setiap kali kalau mau ketemu perasaan saya kadang gak jelas; harus seneng atau galau.

Padahal udah lama kangen. Pengen ketemu banget. Tapi saya tau kalau ketemu bukan khusus buat menghabiskan waktu bersama saya, pasti berakhir dengan sibuk sendiri. Dia yang gak bisa diam pasti cari perhatian kesana kemari. Begitu juga saya yang cuma diam melihat dari jauh dan sibuk dengan kegiatan saya sendiri. Meskipun di ruangan yang sama.

Bahkan kadang, kalau sama teman-temannya, dia akan jadi seperti menyebalkan. Atau perasaan saya aja ya?

Padahal, kalau biasanya hanya kami berdua dia jadi sok dewasa dan mengayomi meski tetap dengan gayanya yang menyebalkan. Menjijikan memang untuk mengakuinya, tapi saya akui hal-hal itulah yang membuat saya sangat kangen.

Sedangkan dia, mungkin akan cuek dan gak peduli.

Saya yang merasa kehilangan.

Saya yang sering merasa kesepian diantara kesibukan-kesibukan yang tidak kunjung berhenti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s