Eclipse

Bulan yang bayang sinarnya tertutupi Bumi menyembunyikan kesenduan. Menyembunyikan kesepian. Tidak ada yang tahu kalau bulan saat itu menangis.

Disini dalam sebuah kubikal raksasa, ada hal rutin yang terjadi. Disaat kilatan antar neuron berloncatan kian kemari, ada bagian tubuh lain yang sulit terkordinasi.

Kelopak mata ini rasanya seperti digelayuti peri-peri mimpi berbadan gemuk yang siap membawa mata terpejam lalu berlayar di buah tidur. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s