Ya


Serpihan-serpihan cahaya dari lubang hatiku,
aku lempar sedikit demi sedikit di pikiranmu.

Mengganggumu dengan huruf-huruf ku,
yang bermain ditelingamu.

Diam-diam menggali jiwamu untuk terus dekatku.

Meski tak mampu aku berada di arahmu,
aku merangkak untuk bisa menggapaimu.

Kau, bilang ‘ya’ dan ‘tidak’ dengan mengesankan.

Sedangkan aku cuma bisa berkata ‘ya’,
dengan ‘tidak’ku yang terkunci.

Inginku mengucap tidak.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Tapi,

Ya.

2 Mei 2011

*Image from here

Advertisements

One thought on “Ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s