Me, a Prisoner

Ya, mungkin cuma perasaan saya yang merasa terkekang atau gak sebebas waktu jaman-jaman SMA yang bisa main seenaknya, di mana aja bahkan kapanpun saya mau.

Jelas emang kenyataannya saya gak lagi di SMA atau gak lagi di lingkungan yang sama dan gak lagi punya kualitas waktu yang sama. Tapi saya pikir, saya punya hak yang sama buat mendapat kebebasan. Lagipula, saya rasa gak adil kalau saya harus terkekang di ‘rumah’ saya sendiri.

*Image from here

Advertisements

2 thoughts on “Me, a Prisoner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s