Kenapa masih ngeluh?

Pernah nggak kamu ngerasa banyak hal yang harus dipelajari dan diperbaiki untuk mencapai satu target?

Pernah merasa semua hal yang kamu kerjakan memiliki petunjuk yang sangat minim untuk menuntun kamu?

Atau bahkan pernah mengeluh karena semua itu?

Saya pernah.

***

Sekarang–di tahun pertama saya kuliah–setiap hari saya harus bergelut dengan segala macam hal yang baru.

Yang semula saya pikir menggambar hanya sekedar menggoreskan pensil ke kertas, ternyata semua itu ada ilmunya. Bagaimana cat poster harus dicampur. Berapa banyak airnya, bagaimana mengaplikasikannya.

Saya baru tahu. Saya belajar semua itu.

Well, it’s fine, it’s okay. I love the subjects.

Kalau dulu, saya menemukan banyak angka-angka serta simbol operasi sebuah rumus dalam pelajaran Fisika atau Matematika, ya, saya mengeluh. Saya merasa nggak sanggup buat menghafal atau mengoperasikan semuanya.
Bukan keinginan saya kalau saya harus menganalisis gerak apa yang terjadi pada sebuah bandul. Lalu menguraikannya menjadi rumus sehingga kita mengetahui simpangan sudut dari periode setiap ayunannya. Kurikulum yang memaksa saya untuk mengoperasikannya. Pilihan jurusan yang hanya dua lah yang memaksa saya.

Berbeda, sekarang yang saya pilih adalah yang saya mau. Yang saya lakukan, sesulit apapun itu, adalah resiko dari pilihan saya. Jadi, semuanya nggak ada yang perlu dikeluhkan secara berlebihan.

Dan untuk kalian yang masih mengeluh karena harus mengulang kembali tugas cat yang kurang rapi, atau sekedar memperbaiki garis-garis pada gambar, halo? This is your choice. This is what you have to face.

Sekarang, masih mau mengeluh?

***

*Image from here

Advertisements

2 thoughts on “Kenapa masih ngeluh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s